0

ABSTRAK

Matematika merupakan salah satu mata pelajaran yang harus dikuasai siswa agar kelak dapat memecahkan permasalahan-permasalahan terkait hitung menghitung dalam kehidupan sehari-hari. Dalam membelajarkan matematika juga tidak sembarangan, pada setiap jenjang pendidikan memiliki karakteristik tersendiri yang berbeda-beda. Agar pembelajaran tidak berpusat pada guru, makadi perlukan suatu model pembelajaran yang  mengoptimalkan kinerja serta kognitif siswa, namun peran guru tetap mengawasi serta mengarahkannya agar pembelajaran tetap mengarah pada tujuan pembelajaran. Model yang sesuai dengan pendapat di atas yaitu, model penemuan terbimbing. Dalam model tersebut guru berperan sebagai fasilitator yang mengarahkan siswa pada penemuan konsep diiringi dengan bimbingan-bimbingan yang bertahap, tujuannya agar siswa merasa bahwa merekalah yang menemukan pengetahuannya sendiri.

Penelitian dilaksanakan dengan model penelitian tindakan kelas (Class Action Research) dengan mengumpulkan data-data yang diperoleh dari hasil tes tertulis, observasi, wawancara dan catatan lapangan selama proses penelitian.

Berdasarkan penerapan model penemuan terbimbing pada pembelajaran bangun datar trapesium di kelas V Semester Ganjil, diketahui aktivitas dan kemampuan siswa mengalami peningkatan. Pada siklus 1 ada 6 siswa dari 13 siswa yang tidak mengalami peningkatan hasil belajar dengan persentase 46,15% dengan perolehan nilai rata-rata kelas 66,92. Sedangkan pada siklus II hanya ada 3 siswa dari 13 siswa yang tidak mengalami peningkatan dengan prosentasi sebesar 23,07% dengan nilai rata-rata kelas 74,62.

Berdasarkan hasil penelitian di atas diperoleh simpulan penelitian sebagai bahwa penerapan model pembelajaran dengan pendekatan penemuan terbimbing pada pembelajaran luas bangun datar trapesium terbukti dapat meningkatkan hasil belajar siswa serta dapat meningkatkan motivasi belajar siswa.

Kata Kunci: hasil belajar, matematika, penerapan, pendekatan penemuan terbimbing


Posting Komentar

 
Top